Kata Orang Saya Pendiam? Benarkah?

Dari sejak SD sampai lulus dari SMK rata-rata orang menilai saya itu orangnya pendiam. Bahkan guru-guru pun menyebut saya begitu. Walaupun begitu dari SD sampai SMK saya selalu menjadi ketua kelas ataupun wakil ketua kelas loh. Mungkin disisi lain mereka memandang saya kalau saya itu mempunyai jiwa kepemimpinan kali ya. Dibalik sikap saya yang pendiam, banyak juga gadis-gadis yang jatuh cinta kepada saya loh. Kadang-kadang mereka berusaha curi-curi pandang kepada saya. (*Hoho...ge'er banget ne penulisnya...)

Apapun yang dikatakan oleh orang lain, ya itulah kepribadian saya. Saya sebenarnya tidak pernah bisa langsung akrab dengan orang-orang yang baru saya kenal. Butuh waktu yang lama untuk saya bisa beradaptasi dengan mereka. Terkadang saat mereka mempeributkan sesuatu hal yang kecil, saya lebih memilih menghindarkannya daripada mempeributkannya. Mungkin dengan berdiam diri salah satunya. Tapi sampai kapan mau berdiam diri? Ya saya juga tidak tau. Lihat juga, percayalah pada tulisan

Ketika seseorang mencela saya, saya masih bisa menahan diri saya untuk tidak terjebak ke permainannya. Jika orang tersebut terus-terusan mencela saya, saya tidak tinggal diam. Saya bisa berbuat apa saja yang saya mau terhadap orang tersebut. Terkadang emosi saya bisa melonjak dibuatnya.

Sebenarnya saya itu juga termasuk orang yang calm (tenang) dalam suasana apapun saya dapat beradaptasi. Kecuali jika suasananya bising. Wah...bisa pusing kepala saya lihatnya. Bahkan waktu masih di sekolah dulu, ada beberapa orang perempuan yang berusaha mengorek informasi tentang diri saya. Mungkin menurut mereka dari banyak pria yang disana hanya saya sajalah yang belum tau watak dan sifatnya itu seperti apa kali ya. Makanya mereka berusaha mencari informasi tentang diri saya.

Tapi saya juga termasuk orang yang tidak suka membohongi teman sendiri. Jika ada teman saya yang kecewa dengan saya, pasti perasaan saya tidak enak kepadanya. Selain itu kata orang saya itu pemalu juga loh. Haha...mungkin benar juga ya apa yang dikatakan mereka. Bahkan dengan sikap pemalu saya itu, mereka sering mengolok-olok saya. Huftt...

Seperti yang saya katakan sebelumnya, apa pun yang dikatakan orang lain tentang kita tak selamanya benar. Kita akan menjadi jauh lebih baik, jika kita menjadi diri sendiri. Tak perlu menjadi orang lain. Belum tentu orang lain baik dari kita. Jadi, percayalah dengan diri kita sendiri dan kemampuan yang kita miliki. Itu lebih baik... ^^

6 Komentar di artikel "Kata Orang Saya Pendiam? Benarkah?"

  1. Yups Setuju. Terkadang sifat pendiam dan pemalu itu akan lebih menyelamatkan kita dari akhlak yang tidak berguna dan tercela. Dengannya kita lebih bisa menjaga sikap dan mematangkan pemikiran sebelum bertindak...!

    ReplyDelete
  2. Benar sekali. Tapi, sifat pendiam jg tak selamanya dpt memberikan keuntungan.. :)

    ReplyDelete
  3. q jg seorg pndiam, jd q tahu bgmn rasanya mnjd seorg pndiam,

    seperti prkataan shinobi Gaara
    "memang tak berdarah tapi, disini..(dada) rasanya benar-benar sakit"

    ReplyDelete
  4. Wis.. Mantap sekali kutipan nya sob.. :D
    I like it.. :)

    ReplyDelete
  5. saya jg pendiam bang, saya lebih banyak menghabiskan waktu didepan laptop, daripada bergabung kesuatu komunitas.
    salam hangat

    ReplyDelete
  6. Walau begitu, jgn lupa bersosialisasi.. :)

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan sebuah komentar untuk artikel yang sedang anda baca ini. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ya atau follow Twitter saya @MF4dhli :)