Pergi Jalan Ke Bangkinang

Tepatnya hari Selasa, 29 November 2011 lalu, saya dan teman-teman pergi wisata ke Bangkinang. Ada sekitar 15 orang yang pergi ke Bangkinang, termasuk saya. Kami pergi menggunakan motor pribadi. Sebelum berangkat, kami ngumpul terlebih dahulu di kampus jam 9 pagi. Setelah semuanya berkumpul, akhirnya kami langsung berangkat deh ke Bangkinang.

Baru jalan sedikit, eh ternyata rantai honda saya sudah nggak beres. "Kreekk....Kreeekkk.... Kreeekk" begitulah bunyinya. Lalu sambil mencari bengkel, saya menyuruh mereka untuk pergi duluan. Sambil melirik kearah kanan dan kiri, akhirnya saya pun menemukan bengkel motor. Huhh... syukurlah.

Kurang dari 10 menit, rantai motor saya pun telah selesai diperbaiki. Dan segera saya menyusul teman-teman lainnya. Perjalanan kami terhenti sejenak, dikarenakan oleh hujan yang deras. Setelah menunggu kurang lebih ½ jam, akhirnya hujan pun reda. Lalu perjalanan pun kami lanjutkan.

Sekitar 2 jam lebih mengendarai motor, kami berhenti sejenak untuk berfoto-foto ria. Padahal tempat tujuan yang kami tuju masih jauh loh. Setelah berfoto-foto, akhirnya kami melanjutkan kembali perjalanan kami. Rasa lelah pun semakin mendera kami. Ditambah lagi gerimis hujan yang seakan ingin menghentikan perjalanan kami. Lihat juga, jalani dengan sepenuh hati

Setelah berjam-jam, akhirnya kami sampai juga di Bangkinang. Huahh... senangnya bukan main. 1 kata untuk Bangkinang, "Keren". Hehe... Tidak lupa kami berfoto-foto ria kembali. Senyum kebahagiaan satu persatu muncul diraut wajah kami. Setelah puas berfoto-foto, kami kembali mencari tempat-tempat yang enak untuk berfoto-foto ria lagi. Ada yang berfoto di jembatan, di tepi sungai, dan ada pula yang berfoto di tepi jalan.

Perjalanan yang sangat menyenangkan ini akhirnya berakhir pada sore hari. Ketika hari sudah sore, kami memutuskan untuk pulang ke rumah. Ya udah deh, setelah mengisi bensin motor, perjalanan ke rumah pun dilanjutkan. Sewaktu di perjalan, hari semakin gelap dan sunyi. Dinginnya Bangkinang pada malam hari, membuat saya semakin gemetaran. Brrrr.... dinginnya....

Setelah berjam-jam, akhirnya saya sampai juga di rumah. Wah senangnya, bisa kembali ke rumah tercinta. Kasur yang empuk, membuat saya akhirnya tertidur. Hehe...

Belum ada komentar pada artikel "Pergi Jalan Ke Bangkinang"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan sebuah komentar untuk artikel yang sedang anda baca ini. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ya atau follow Twitter saya @MF4dhli :)