Kabut Asap Dari Manusia Rakus

Sudah berbulan-bulan kota tercinta saya yaitu Pekanbaru dilanda kabut asap. Dan sudah lama juga saya tidak bisa menghirup udara bersih. Setiap pagi, siang, malam, saya terpaksa menghirup udara kotor. Mengapa kotaku bisa jadi seperti ini? Ya! Inilah akibat dari tangan-tangan jahil. Manusia-manusia rakus yang ingin memilki semuanya. Para penguasa yang tidak punya akal, semua yang mereka lihat hanya untuk kepentingan pribadi semata. Selagi itu bisa menghasilkan uang, semuanya dibakar! Dasar manusia-manusia rakus, tidak pernah bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan. Sekarang nikmatilah apa yang telah anda... anda... dan anda para manusia rakus yang telah anda perbuat ini. Apa kah ini yang anda inginkan? Hah! Manusia bodoh! Uang telah membuat manusia menjadi bodoh.

Apa yang perlu anda banggakan dengan secarik kertas itu? Walau pun anda memiliki uang banyak, tapi tetap saja anda tidak bisa membeli yang namanya kebahagiaan bathin dan rohani. Saya hanya berharap, semoga mereka yang merusak alam ini terbelenggu dalam rasa penyesalan yang teramat pedih. Dan semoga mereka sadar, betapa tidak berharganya secarik kertas itu bila dibandingkan dengan nikmat yang telah Tuhan berikan. Baca juga, kabut asap sampai ke Jakarta

Walau sebenarnya, mau memarahi, menyumpahi, atau lain sebagainya itu mungkin tidak akan mampu merubah apa pun. Namun, saya hanya menulis apa yang saya rasakan. Dan saya berharap, semoga kota tempat kelahiran saya ini menjadi sehat kembali. Amiin...

2 Komentar di artikel "Kabut Asap Dari Manusia Rakus"

  1. Bener bro.. Uang gak bisa membeli kebahagiaan batin.
    Tetap semangat dan jaga kesehatan, semoga cepat berlalu

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan sebuah komentar untuk artikel yang sedang anda baca ini. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ya atau follow Twitter saya @MF4dhli :)