Tentang Sebuah Penderitaan Rakyat

Keadaan masyarat kecil semakin menderita..
Padahal untuk sehari-hari susah..
Harga BBM malah jauh melangkah..
Peraturan di berlakukan untuk kenyamanan..
Tapi malah..
Timbul ketidak pedulian yang mereka rasakan..

Mengadu?
Kepada siapa dapat berlaku..
Malah aduan hanya dianggap sebagai kesalahpahaman..

Pasrah dan jadi terbiasa..
Akan janji pemimpin membuat mereka biasa saja..
Banyak berbohong berkata..
Mereka tak mempedulikannya lagi..

Percuma pemilihan di lakukan setiap 5 tahunnya..
Keadaan takkan jauh berubah..
Malah membuat semakin parah..
Politik.. Ekonomi..
Yang hanya keluar dalam ucapan..
Bagaimana orang yang hidup dalam kesusahan..
Tak di pedulikan..

Konflik..
Kekacauan yang tak menentu menjadi akhir..
Ingin maju..
Malah semua saling membombardir..

Deraian tangisan..
Teriakan kekecewaan..
Juga belum cukup untuk membuat mereka tebangunkan..

Hanya ini yang terjadi..
Aman sementara kemudian terjadi lagi..

Negara maju?
Negara berkembang?
Itu tak perlu..
Yang penting hak rakyat yang di pegang..
Bukan menghabiskan uang untuk terbang ke Jepang..
Hubungan kerjasama..
Hanya menghabiskan modal bangsa..

Mereka orang-orang pintar..
Kita mudah di tipu dengan nalar..

Kita ada..
Masyarakat kita masih ada..
Lakukan kerjasama dengan kita..
Bukan dengan mereka yang mengerti apa-apa tentang Indonesia..
Simak juga, berusaha menjadi lebih baik
Terima kasih kepada Ilhamdani Rahman (ilhamreal5@gmail.com) yang telah menulis dan mengirim tulisan ini. Semoga sukses selalu.

1 Komentar di artikel "Tentang Sebuah Penderitaan Rakyat"

Silahkan tinggalkan sebuah komentar untuk artikel yang sedang anda baca ini. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ya atau follow Twitter saya @MF4dhli :)