Mengapa Blog Diproteksi?

Dulu, saat lagi seru-serunya ngeblog di WordPress saya melihat beberapa blog yang diproteksi. Maksudnya diproteksi disini ialah hanya orang-orang tertentu saja yang boleh melihat isi dari blog tersebut. Kalau kita tidak diberi hak akses, kita tidak dapat melihat isi atau artikel-artikel yang ditulis oleh admin blog tersebut. Saat saya mencari di Google, alasan mengapa beberapa orang memproteksi blognya salah satunya ialah tidak ingin artikelnya di copy paste pihak luar. Namun, ada juga alasan lainnya yaitu ingin menjadikan blognya sebagai sarana pembelajaran bagi siswa maupun mahasiswa yang terkait didalam. Wah! Keren juga pikir saya dalam hati. Jadi, mereka bisa sharing didalamnya, dan orang luar tidak akan ikut campur. :)

Blog yang diproteksi dengan kata sandi atau password tertentu memang membuat kita penasaran. Sekali lagi, kita tidak akan bisa melihat isi blognya kalau kita tidak diberi hak akses. Biasanya, blog seperti ini tidak akan terindex di Google. Sebab, mereka mencegah Google untuk mengindex blog mereka. Baca juga, backup data blog secara berkala.

Tapi, menurut saya lebih asyik kalau blognya terlihat oleh umum. Jadi, siapa pun bisa melihat dan menilai isi blognya. Kalau, blognya dibuat tertutup rasanya sepi saja. Heheh.. Ya kan?

Dan mungkin masih banyak lagi alasan-alasan yang lainnya. Sebenarnya, saat menggunakan WordPress saya juga pernah membuat blog saya menjadi private. Simak juga, menghapus custom domain. Alasannya ialah saya tidak ingin menggunakan blog tersebut, dan saya ingin memindahkan semua isi blog tersebut ke blog saya yang ini. Makanya saya buat private agar orang tidak lagi mengakses blog yang lama tersebut. Heheh...

Belum ada komentar pada artikel "Mengapa Blog Diproteksi?"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan sebuah komentar untuk artikel yang sedang anda baca ini. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ya atau follow Twitter saya @MF4dhli :)