Kapan Harus Menggunakan Url Redirect 301?

Beberapa hari terakhir ini, saya sangat tertarik dengan pembahasan url redirect 301. Saya sendiri baru tahu url redirect 301, ketika saya sedang mengarahkan domain blog ini ke Namecheap. Untuk alasan lebih lengkapnya anda bisa baca di tentang url redirect 301. Lantas munculah sebuah pertanyaan, sebenarnya kapan sih kita harus menggunakan url redirect 301? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ternyata ada sebuah fakta menarik. Kalau kita tidak menggunakan url redirect 301, Google akan menganggap situs yang menggunakan www dan tanpa www adalah sebuah situs yang berbeda. Misalnya seperti ini, situs fadhly.biz dengan www.fadhly.biz merupakan situs yang samakan. Namun, Google dapat menganggap situs-situs tersebut berbeda kalau kita tidak menggunakan url redirect 301. Google akan menganggap www.fadhly.biz merupakan subdomain dari domain fadhly.biz. Loh, kok bisa begitu? Padahal isi konten atau artikelnya sama semuakan? Nah, itulah salah satu kerugian kalau kita tidak menggunakan url redirect 301. Karena, Google menganggap kedua situs tersebut berbeda, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadinya duplikasi konten di Google. Hal, inilah yang akan mengakibatkan peringkat situs kita menjadi turun. Untuk menghindari hal tersebut, maka kita perlu menggunakan url redirect 301.

Dengan menggunakan url redirect 301 akan meyakikan Google, bahwa antara situs tanpa www (fadhly.biz) dengan situs yang menggunakan www (www.fadhly.biz) adalah sebuah situs yang sama alias tidak berbeda. Penggunaan url redirect bisa anda lakukan ketika anda mengganti domain blog anda. Kalau di Blogspot, kita harus menggunakan www. Maka dari itulah, kita gunakan url redirect 301 untuk mengarahkan permanen situs tanpa www ke situs kita yang menggunakan www. Agar tidak terjadi duplikasi konten di Google. Bagaimana cara mengetahui kalau kita sudah mengarahkannya dengan benar? Untuk mengecek apakah situs kita sudah menggunakan url redirect 301 atau belum, bisa kita cek di situ www.redirect-checker.org. Silahkan, masukan url blog anda disana dengan awalan http dan tanpa www seperti ini http://fadhly.biz. Kemudian, klik Analyse. Tunggulah sebentar nanti akan muncul hasilnya. Seperti ini:
CONGRATULATION. Everything seems to be fine.
http://fadhly.biz
301 Moved Permanently
http://www.fadhly.biz
200 OK
HTTP Headers

Gambar URL Redirect 301
Nah, kalau hasilnya seperti diatas maka selamat, situs kita sudah berhasil dialihkan secara permanen ke situs yang menggunakan www. Namun, kalau hasil yang muncul adalah 302 Moved Temporary itu artinya situs hanya dialihkan sementara saja. Selamat mencoba ya. :)

Belum ada komentar pada artikel "Kapan Harus Menggunakan Url Redirect 301?"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan sebuah komentar untuk artikel yang sedang anda baca ini. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ya atau follow Twitter saya @MF4dhli :)