Pengalaman Membeli Hosting MetroworldHost

Kali ini saya akan berbagi pengalaman saat membeli dan menggunakan hosting di MetroworldHost. Sebenarnya, saya sudah lama sekali mengenal MetroworldHost. Namun pada saat itu belum ada kepikiran untuk membeli hosting disana. Karena, banyak blogger yang membahas mengenai MetroworldHost, saya jadi tertarik untuk mencoba layanan MetroworldHost. Tepatnya, bulan Oktober 2016 saya orderlah hosting di MetroworldHost. Pertama kali saya order ialah paket Tier IV (Tier 4) dengan siklus pembayaran 3 bulanan, pas pula ada diskonnya wah mantap ni pikir saya dalam hati. Hosting sudah aktif, namun belum saya gunakan. Sebab, waktu itu masih belajar-belajar cara memindahkan semua data ke hosting yang baru. Selama 1 minggu saya tes-tes tutorial yang ada di internet. Sempat bingung juga waktu itu, tapi saya tidak menyerah. Karena saya merasa disk space 1 GB kurang menurut saya, akhirnya saya upgrade hosting ke paket Tier VI (Tier 6) dengan sistem pembayaran prorata. Ini dia paket yang saya gunakan:

1-paket-metroworldhost_mp-tier-6

3-paket-metroworldhost_mp-tier-6

Dan ini adalah spesifikasinya paket hostingnya:

2-paket-metroworldhost_mp-tier-6

Bagaimana? Harganya cukup bersahabatkan? Hehe.. Paket hosting sudah di upgrade sekarang waktunya memindahkan semua isi blog ke hosting MetroworldHost. Untuk memindahkannya, saya menggunakan cara manual, bisa anda baca disini, cara backup blog secara manual

Semua persiapan sudah disiapkan, tinggal saya import dan restore saja semua file yang sudah saya backup tersebut. Berkat belajar di internet, saya berhasil memindahkan semua data blog termasuk gambar ke hosting yang baru. Yes! Semua file nggak ada yang hilang satu pun. :D

Kini blog saya pun online dengan menggunakan layanan MetroworldHost. Lalu saya biarkan blog saya online di MetroworldHost. Saya pantau kinerja blog saya lewat cPanel:

4-resource-usage_metroworldhost

5-resource-usage_metroworldhost

Untuk penggunaan Virtual Memory, Physical Memory dan Entry Processes sangat stabil sekali. Untuk penggunaan CPU pun menurun saat setelah saya menggunakan plugin cache. Wah! Mantap :D

Oh, iya! Saya bukanlah orang yang begitu mudah pindah hosting sana dan sini, tanpa mempertimbangkan apa pun. Sebelum pindah ke MetroworldHost, saya sudah menganalisa beberapa blog yang menggunakan hosting MetroworldHost. Saya uji satu persatu kecepatan akses dan uptime blog tersebut diberbagai wilayah dengan menggunakan layanan Uptrends. Apa itu Uptrends? Bisa anda baca selengkap pada postingan, cek uptime situs dengan Uptrends

Serta, saya juga menggunakan layanan UptimeRobot untuk mengetahui apabila blog yang saya uji tersebut mengalami server down. Lalu hasilnya bagaimana? Hasilnya sangat memuaskan sekali. Blog-blog yang menggunakan hosting MetroworldHost belum pernah mengalami server down. Waw! Saya juga ikut menguji blog saya sendiri loh, ini hasilnya saat menggunakan Uptrends:

6-uptrends_fadhly-biz_

Dan ini hasil monitor blog saya dengan menggunakan UptimeRobot dan belum pernah mengalami down sama sekali:

7-uptimerobot_statistik

MetroworldHost membuat saya takjub. Servernya sangat stabil sekali. Akhirnya, saya resmi pindah ke MetroworldHost tanggal 1 November 2016 lalu. Hehe.. Bagaimana dengan hosting yang anda pakai sekarang? Sering bermasalah? Ayo! Sama-sama pindah ke MetroworldHost. Dan silahkan pilih paket hosting sesuai dengan kebutuhan anda. Itulah cerita saya menggunakan MetroworldHost. :)

Oh, iya! Kalau anda sudah membeli hosting di MetroworldHost jangan lupa mengarahkan domain anda ke Name Server milik MetroworldHost, ada pun Name Servernya, yaitu
dns1.mwh.asia
dns2.mwh.asia

Itu adalah Name Server MetroworldHost. Cara tersebut dilakukan agar domain bisa terhubung ke hosting MetroworldHost. Untuk detil informasi lebih lengkap silahkan buka email anda setelah anda melakukan pembayaran, disana tertera informasi login dan akun anda. Selamat berkarya! :)

3 Komentar di artikel "Pengalaman Membeli Hosting MetroworldHost"

  1. Wah mantap nih kayaknya makek metroworld host, kalau saya sih dari dulu suka ganti ganti hosting provider. Dan terakhir ini pilihan saya jatuh pada dewaweb karena ada paket domain gratis, jadi saya tinggal bayar hosting nya ajah hehehe

    ReplyDelete
  2. ngomong-ngomong ngambil paket yg berapa mas di Dewaweb? :)

    ReplyDelete
  3. Sekarang ngambil paket tier berapa?
    Kuat menampung berapa visitors per hari?

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan sebuah komentar untuk artikel yang sedang anda baca ini. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ya atau follow Twitter saya @MF4dhli :)