Pengalaman Melakukan Transfer Domain

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya melakukan transfer domain. Awalnya tidak ada niat sedikit pun untuk melakukan transfer domain. Pada awal bulan Maret 2017 lalu, saya mendapatkan sebuah email yang berisi mengenai tagihan perpanjangan domain. Karena memang dibulan inilah jatuh tempo domain saya. Lalu saya baca emailnya, belum sempat baca semuanya saya kaget bukan main dengan harga yang harus saya bayar. Ini email singkatnya:

Tagihan Domain

Lihatlah berapa biaya yang harus saya bayar. Biasanya, tiap tahunnya saya hanya membayar Rp. 45000 untuk perpanjangan domain. Siapa yang nggak kaget kalau melihat pesan seperti diatas ya kan? Berikut ini bukti pembayaran domain saya setiap tahunnya:

Pembayaran Domain

Yang saya herankan pada saat saya login ke tempat saya membeli domain pada bulan Februari 2017 lalu harga perpanjang domainnya masih Rp. 45000. Nah, pada saat jatuh tempoh tiba-tiba harganya mendadak dirubah oleh pihak tempat saya membeli domain tersebut. Oalah. Karena nggak terima lalu saya kirim tiket, namun sayangnya balasan jawaban yang saya dapatkan kurang memuaskan. Saya sertakan juga bukti seperti dibawah ini:

Detail Produk

Di gambar terlihat jelas siklus pembayarannya. Karena saya tidak mau menggunakan lagi layanan dari tempat saya membeli domain, akhirnya saya putuskan untuk melakukan transfer domain ke DomaiNesia. Mengapa saya pindahkan domain saya ke DomaiNesia? Karena, saya sudah hampir lebih dari 6 bulan menggunakan hosting dari DomaiNesia, layanannya sangat memuaskan sekali. Terutama bagian supportnya. Setelah menunggu 5 hari, akhirnya domain saya berhasil dipindahkan ke DomaiNesia:

Transfer Domain

Proses transfer domain memang agak lama, itu dikarenakan menunggu konfirmasi dari pihak registrar lama. Oh iya, proses transfer domain juga akan memperpanjang masa aktif domain kita.

4 Komentar di artikel "Pengalaman Melakukan Transfer Domain"

  1. hahahaha ane pernah nyoba kok sampe 34 hari ya. bahkan seminggu baru itu domain pindah k layanan yg baru
    kasian. web down g tampil smeinggu

    ReplyDelete
  2. Iya tergantung registarnya mungkin mas. Heheh.. saya beruntung selama proses transfer blog saya masih tetap bisa diakses. Heheh

    ReplyDelete
  3. kalo transfer domain, apakah kita barus ubah lagi kode DNS Records di bloggernya?

    ReplyDelete
  4. Berdasarkan pengalaman saya, selama proses transfer domain nggak perlu ganti DNS recordnya. Kalau transfer domainnya dah selesai, biasanya Name Servernya akan berubah. Tinggal masukin saja semua recordnya di tempat yang baru

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan sebuah komentar untuk artikel yang sedang anda baca ini. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ya atau follow Twitter saya @MF4dhli :)